Berita
Pelepasan dan pendampingan peserta program intervensi pemulihan dan transformasi pembelajaran melalui program kampus mengajar angkatan 8 tahun 2024
 Pubkom  20 Agustus 2026  Berita Utama  2 kali dilihat

BPMP Sulbar 6 September 2024.

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Barat melepas mahasiswa peserta Program Kampus Mengajar angkatan 7 yang tersebar di Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan pelepasan ini merupakan langkah penting dalam perjalanan akademis mereka untuk memberikan kontribusi yang berarti dalam dunia pendidikan. Pelepasan mahasiswa peserta Kampus Mengajar angkatan 7 diselenggarakan secara resmi Kemendikbudristek serentak seluruh Indonesia. Lebih dari 32.000 peserta yang lolos dan telah mengikuti pembekalan sebagai peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 7 dilepas pada Senin (19/2) pagi. Puluhan ribu mahasiswa ini akan menjalankan penugasannya di lebih dari 7.000 sekolah di seluruh Indonesia. Lewat pesan penugasannya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, mengingatkan peserta akan dampak baik Program Kampus Mengajar ini.

“Tidak terasa perjalanan Kampus Mengajar telah memasuki usia lima tahun. Dalam kurun waktu tersebut kehadiran program ini telah banyak membantu mahasiswa meningkatkan kompetensinya, memperkuat karakternya, dan menumbuhkan kesadaran akan persoalan nyata dunia pendidikan di berbagai pelosok Indonesia. Selain itu, keberadaan Program Kampus Mengajar memberikan dampak yang signifikan pada pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah, terutama sekolah-sekolah yang ada di wilayah 3T,” ungkap Nadiem.

Mas Menteri Nadiem selanjutnya menceritakan bahwa ia telah mendengar banyak testimoni dari para alumni Kampus Mengajar tentang semangat dan perjuangan mereka dalam membantu terwujudnya pembelajaran yang lebih memerdekakan di sekolah-sekolah terpencil. Menurutnya, dedikasi tersebut kini telah membuahkan hasil yang nyata.

Pemulihan pembelajaran yang jauh lebih cepat tercermin dari peningkatan peringkat literasi dan numerasi Indonesia dalam ranking Programme for International Student Assessment (PISA). Salah satunya adalah kontribusi seluruh mahasiswa alumni Kampus Mengajar yang ikut meningkatkan inovasi pembelajaran literasi dan numerasi di sekolah penugasannya masing-masing.

“Besar harapan saya adik-adik mahasiswa yang telah lolos seleksi dan siap mengikuti Program Kampus Mengajar Angkatan 7 bisa melanjutkan dan memperkuat hasil positif tersebut. Saya yakin adik-adik semua adalah sosok yang berdedikasi tinggi dan ingin terlibat dalam transformasi pendidikan yang sedang kita gencarkan bersama,” Nadiem.

Kegiatan pelepasan dan pendampingan peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 7 ini dilaksanakan secara daring atau terpusat di Jakarta dan luring di 34 provinsi yang diselenggarakan oleh Balai Besar/Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BB/BPMP). Kegiatan ini juga merupakan bentuk kerja sama antara Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di bawah koordinasi Tim PDM-10: Pemulihan Pembelajaran dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi di bawah koordinasi Tim Kampus Mengajar.

                                                              

                                                              

                                                              

Scroll